>
Orang Yang Jatuh Cinta Diam-Diam (by Raditya Dika) Dolores Haze : Orang Yang Jatuh Cinta Diam-Diam (by Raditya Dika)

Future Machine

Monday, December 13, 2010

Orang Yang Jatuh Cinta Diam-Diam (by Raditya Dika)

  Dari judulnya aja kita bisa tau ini tentang cinta...
hmmm, aku bukan mau ngulas salah satu ceritanya Raditnya Dika ini di buku kelimanya, Marmut Merah Jambu. Tapi ada hal penting yg harus kalian tau dari cerita ini. Mungkin bisa dijadikan refleksi, haha.
Waktu aku baca cerita ini tu ada pelajaran yg bisa diambil...




  "Pada akhirnya, orang yg jatuh cinta diam-diam hanya bisa mendoakan. Mereka cuma bisa mendoakan, setelah  capek berharap, pengharapan yg ada dari dulu, yg tumbuh dari mulai kecil sekali, hingga makin lama makin besar, lalu semakin lama semakin jauh. Orang yg jatuh cinta diam-diam pada akhirnya menerima. Orang yg jatuh cinta diam-diam paham bahwa kenyataan terkadang berbeda dengan apa yg kita inginkan. Terkadang yg kita inginkan bisa jadi yg tidak kita sesungguhnya kita butuhkan. Dan sebenarnya, yg kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yg jatuh cinta diam-diam hanya bisa, seperti yg mereka selalu lakukan, jatuh cinta sendirian"


  Waah, jadi terbuka banget pikiranku baca amanatnya, hihi. Emang sih, ada baiknya kita tu jujur sama orang yg kita suka. Aku juga pernah ngaku kalau aku pernah cinta ma kakak kelasku sendiri, yaa walau memalukan tapi sangat melegakan, akhirnya maksud hati dapat tersampaikan. Justru, orang yg jatuh cinta diam-diam pada akhirnya selalu melamun ga pasti, memandang waktu yg berjalan dgn sangat cepat dan menyesali semua perbuatan yg tidak mereka lakukan dulu. Semakin kamu menunggu waktu yg pas untuk jujur kepada orang yg kamu suka, semakin kamu merasa ingin terus-menerus mengulur waktu. Makanya, lakukan sebelum terlambat.


  Oya, artikel ini aku ulas dari buku kelima karangan Raditya Dika, Marmut Merah Jambu. Judul ceritanya "Orang yg jatuh cinta diam-diam". Must read this book !


0 bird(s):

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
© Copyright 2009 by Patricia Krisnashanti l Jurnal Patricia l All rights reserved