>
Kala-Kali (Hanya waktu yang tak pernah terlambat) Dolores Haze : Kala-Kali (Hanya waktu yang tak pernah terlambat)

Future Machine

Thursday, December 20, 2012

Kala-Kali (Hanya waktu yang tak pernah terlambat)



-Ramalan dari desa emas

"...membuatku mengkaji ulang definisi kesendirian yang semakin ambigu. Ternyata, kesendirian yang kupilih adalah sendiri tanpa orang-orang yang kukenal. Dengan kata lain: beramai-ramai dengan orang asing adalah pengertianku untuk kesendirian"

"Diam-diam, kekalutan memberikan kekuatan luar biasa"

"Jangan egois buat takut kematian"
"Jadi mending perhatiin mereka yang sayang kamu"

"Beberapa kenangan berkelabatan dalam benak. Ada secercah rindu, tapi enggan bertemu"

"Satu tak akan cukup, seribu tak akan selesai"

"Dan, ternyata bersyukur dan sombong agak beda tipis"

"Kadang ada permintaan yang diam-diam berharap tidak dikabulkan"

"Hari ini atau hari-hari lain yang mungkin tidak akan pernah tiba"

"Dan setiap kenangan itu hadir, ingin rasanya membalikkan langkah"







-Bukan cerita cinta


"Setahuku, kalau laki-kali sedang jatuh cinta, Ia mendadak bisa mengatur apa pun yang rumit demi bertemu perempuan pujaannya. Kecuali kalai 'permainan' sudah nyaris usai dan kami mencari cara untuk segera menyelesaikannya tanpa terlihat bajingan"

"Tapi, Einstein, si manusia paling realistis pun punya teori tentang cinta yang lebih masuk akal bahwa cinta itu tidak realistis sama sekali! Gravity cannot be held responsible for people falling in love"

"Jadi, tidak memahami adalah tindakan anak kecil? Lalu, memahami sama dengan realistis? Ini mulai terdengar lucu di telingaku"
"Terkadang, orang bersikap realistis karena sadar Ia tak punya banyak pilihan, kan?"

"Mencintai itu punya resiko. Itu tidak masuk kategori realistis"
"Realistis itu tetap saja pada ujungnya relatif"

"Manusia menyukai penerimaan. Diterima membuat mereka merasa dibutuhkan. Diinginkan"

"Kemiripan justru menjadi sekat yang memisahkan kami"

"Namun, lambat laun aku paham. Cinta memang tidak seharusnya membuat cemas. Cemas karena mencintai sesuatu, rasanya bukan cinta. Bisa saja itu obsesi"

"Ada banyak hal yang aku tidak tahu di muka bumi ini. Apa yang salah dengan tidak tahu?"

"Di antara banyak hal yang kutahu tentang dia, ada hal-hal yang juga tidak aku mengerti"

"Pertanyaan membuat kita terus mencari jawaban"

"Dibutuhkan dan diinginkan itu berbeda"
"Dibutuhkan atau diinginkan rasanya bukan persoalan kelamin"
"Kalau begitu pacari lelaki yang bisa menghargai kemandirianmu"

"Orang boleh bilang, tidak setiap pertanyaan butuh jawaban. Tapi, kamu bertanya karena mengharapkan jawaban, kan?"
"Pertanyaan membuat kita mencari"

"Memahami itu datangnya harus dua arah"

"Berhati-hatilah dengan pertanyaan. Jawaban yang didapat tak selamanya menyenangkanmu"

"Kenangan itu memang licik"

"Aku orang yang mudah menyukai sesuatu. Gampang jatuh cinta dengan hal-hal sederhana"

"Bahwa kerap kali kita mengizinkan diri kita dibutakan dari realitas yang sebenarnya. Menelan susunan teks dan gambar yang disajikan media sebagai kebenaran. Lalu, kita juga terjebak, menciptakan kebenaran di atas kenyataan lewat permainan kata-kata dan gambar"

"Semakin manusia bertumbuh, semakin menipis sifat percaya yang menyertainya"

"Meminta seseorang untuk setia itu sama artinya memberi izin dia untuk membohongimu"

"Terkadang, aku sangat menikmati sendirian. JUga menikmati patah hati"
"Kata orang, kalau kita mencintai, kita akan selalu ingin ada di dekat orang yang kita cintai"
"Dunia di luar sana terlalu penuh dengan ketidakpastian. Apalagi berkaitan dengan cinta"

"Buatku, manusia yang meragukan kemampuannya mencintai adalah manusia yang berjalan menjauhi apa yang menyelimutinya ketika lahir. Setiap manusia lahir dengan kemampuan mencintai secara utuh"
"...jatuh cinta tak mengenal akal sehat. Tak mengenal alasan. Manusia terjun bebas dan lepas kendali. Tak ada perhitungan nalar yang bisa menjawab misterinya"
"Nalar manusia bisa menciptakan konsep tentang cinta. Tapi, jatuh cinta selalu datang tiba-tiba dan tanpa peringatan. Bahkan tak jarang, manusia jatuh berkali-kali, tanpa bisa menghindarinya. Tanpa mampu menebaknya"
"Seseorang bisa saja menjalani hidup dengan riang gembira sebelum roman percintaan masuk ke kehidupannya. Sebelum Ia mengenal cinta"

"Tak ada makhluk hidup yang jatuh cinta berarti tak ada pernikahan dan tak ada yang berkembang biak. Bumi menjadi cepat tua"

"Bahkan, ketika kita merasa segala sesuatu telah ada di genggaman, kondisi bisa berbalik"
"Dan, ketika Ia  percaya sepenuhnya kepada naluri jatuh cinta, Ia justru patah hati"

"Tak ada yang pasti dalam hidup bukan?"
"Ia bisa pergi meninggalkanmu, persoalannya hanya kapan"

"Kehilangan momen itu lebih mengerikan daripada pamali"

"Jawaban terbaik memang belum tentu jawaban yang sebenarnya. Dan jawaban sebenarnya, mungkin bukan jawaban yang menyenangkan"

"Ada banyak hal lain bisa diributkan dengan seseorang yang sedang dekat denganmu"
"Sekali lagi, dengan liciknya, kenangan merebut konsentrasiku, melemahkan semua kekuatan pikiranku"

"...ketika aku menyukai seseorang, aku bisa membencinya pada saat yang bersamaan"
"Jawaban yang menggunakan pikiran adalah jawaban yang telah dimanipulasi"

"Tak pernah kuduga sama sekali rasa suka yang diucapkan ternyata memiliki dampak yang menyenangkan tanpa peduli berapa pun usia kita saat itu. Dan, sekalipun aku tak tahu mengapa dia suka aku"

"Tanpa sadar, kita menyukai objek yang mirip kita atau membuat kita teringat kepada sesuatu"

"Perempuan suka cemburu tak jelas"
"Yang diperlukan kejelian untuk melihat apa yang sedang terjadi"

"Namun, sendiri dan kesepian itu memang berbeda meski kadang secara serampangan orang kerap menganggap sama"

"Bukan mencintai, melainkan cara mencintainya yang melelahkan"

"Masa lalu, dengan sepasang tangan yang lembut, kerap menarik kita ke pusarannya. Saat tersadar, kita telah terjebak"

"Berpura-pura itu melelahkan"

"Ada yang salah dengan rasa takut kehilangan yang memunculkan pengekangan"
"Bagaimana dia tahu bahwa cinta yang dia punya paling besar? it's totally ridiculous"

"Jangan pernah menganggap remeh daya tahan seorang perempuan. Manusia memang contoh mesin bertahan yang sempurna untuk makhluk hidup. Namun, perempuan adalah contoh mesin bertahan paling tangguh dari yang sempurna itu"
"Laki-laki jarang mau mengakui dia patah hati"
"Selain mesin bertahan yang sempurna, manusia juga makhluk yang paling pandai memanipulasi perasaan"

"Sederhana itu tak pernah mudah"

"The past is every time new, the future is always nostalgic"




Cuplikan dari kutipan-kutipan novel "Kala Kali" karangan Valiant Budi dan Windy Ariestanty

0 bird(s):

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
© Copyright 2009 by Patricia Krisnashanti l Jurnal Patricia l All rights reserved